Home » Pengertian, Teknik, Fungsi dan Langkah Karya Seni Montase
Seni

Pengertian, Teknik, Fungsi dan Langkah Karya Seni Montase

Karya seni Montase adalah salah satu kreasi seni aplikasi yang dibuat dari tempelan guntingan gambar ataupun guntingan foto pada bidang dasaran gambar. Montase awalnya berkembang hanya sebatas karya dua dimensi saja namun sekarang sudah merambah pada karya tiga dimensi. Kata montase sendiri berasal dari bahasa Inggris atau montage yang memiliki arti menempel.

Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, Montasi merupakan komposisi gambar yang dihasilkan dari pencampuran unsur beberapa sumber. Pengertian lain dalam KBBI juga menjelaskan bahwa Montase adalah gambar berurutan yang dihasilkan dalam film untuk melukiskan gagasan yang berkaitan.

Karya Montase sendiri dibuat dengan menempelkan berbagai gambar jadi yang ada di majalah, koran, kalender, media online, dan lain – lain lalu disusun ulang untuk menjadi bentuk gambar yang baru.

Contoh karya seni montase adalah gambar binatang yang ada di majalah di potong lalu ditempel ke permukaan media gambar lalu ditempel dengan gambar binatang lain dari buku. Namun, sepertinya belum banyak yang mengetahui dan kenal apa itu karya Montase. Karena itulah, di bawah ini kami akan berikan penjelasan lengkapnya untuk kalian.

Teknik Montase

Teknik Montase
  • Montase Teknik Foto: Montase foto merupakan foto yang dibuat dari tempelan – tempelan atau kompilasi beberapa foto lainnya. Biasanya Montase foto terbilang sederhana, bisa dimulai dari menempelkan foto seorang manusia ke sebuah foto pemandangan.
  • Montase Teknik Tempel Manual: pada teknik tempel manual yaitu teknik menempelkan potongan – potongan gambar dari berbagai sumber pada sebuah bidang untuk menampilkan suatu pesan atau tema tertentu. Pada teknik ini bukan hanya menekankan pada tema yang ingin disampaikan saja, namun jenis gambar yang ditempel juga harus diperhatikan agar bisa menghasilkan harmoni dan keserasian.

Fungsi Montase

Fungsi Montase
  • Fungsi Praktis: selain bersifat individual sebagai media ekspresi, Montase juga memiliki fungsi praktis untuk menyalurkan kecintaan manusia pada keindahan dalam membuat aneka benda – benda yang indah seperti produk kerajinan tangan, jenis perabot estetik, hunian yang nyaman, serta media komunikasi dan hiburan.
  • Fungsi Edukatif: montase secara tidak langsung membantu perkembangan diri dalam seorang anak yang mencangkup fisik, daya pikir, daya serap, emosi, cita rasa keindahan, serta kreativitas. Seseorang akan lebih mudah belajar mengenai sesuatu dengan cara kegiatan yang menyenangkan seperti bermain.
  • Fungsi Ekspresi: unsur seni pada karya Montase seperti garis, warna, bentuk, dan tekstur merupakan bahasa rupa yang digunakan untuk mengekspresikan atau mengungkapkan ide – ide, gagasan, imajinasi, dan pengalaman estetis yang kemudian diungkapkan berwujud ekspresi simbolis yang sangat pribadi.
  • Fungsi Psikologis: montase juga berfungsi sebagai terapeutik yaitu sarana sublimasi, relaksasi, yang merupakan penyalur berbagai permasalahan psikologis yang dialami seseorang. Setelah menjalani terapi diri melalui seni ini seseorang akan memperoleh keseimbangan emosionalnya sehingga mencapai ketenangan, kenyamanan, dan kepuasan batin. Terapi dari seni ini tak mementingkan nilai tingkat keindahan karya yang dihasilkan namun lebih mementingkan terlaksananya proses penyembuhan traumatik dalam diri seseorang.

Langkah – Langkah Dalam Membuat Karya Seni Montase

Langkah - Langkah Dalam Membuat Karya Seni Montase

Gambar karya seni Montase sebenarnya memiliki bentuk yang berbeda dengan karya seni lain. Montase sendiri punya bentuk gambar yang bertumpuk – tumpuk dan satu gambar nantinya akan terlihat berbeda dari gambar lainnya. Lalu, bagaimana cara membuat karya seni Montase?

  • Buat Tema dan Konsep Montase: sebelum membuat montase, kita terlebih dulu harus menyiapkan konsep dari montase yang akan dibuat. Menyiapkan konsep sebelum membuat montase ini akan membantu kita menjadi lebih fokus di tema tertentu. Selain itu juga bisa membantu kita agar lebih mudah mencari bahan untuk montase.
  • Persiapkan Bahan – Bahan yang Dibutuhkan: setelah menemukan tema dan konsep untuk montase yang akan dibuat, maka kalian harus mempersiapkan bahan yang dibutuhkan. Kalian perlu menyiapkan kertas, gunting, pewarna, alat tulis, dan tentu saja gambar – gambar yang akan dipotong serta ditempel. Carilah bahan yang sesuai dengan konsep yang sudah kalian buat
  • Memotong Gambar dari Sumber: jika bahan dan sumber gambar sudah ditentukan, didapat, dan dikumpulkan, selanjutnya kalian harus memotong gambar. Kalian bisa memotongnya sesuai dengan konsep yang sudah dibuat misalnya menggunting sesuai dengan garis dari gambar itu dan menyisakan bagian tepinya. Potongan gambar dari sumber ini juga akan menentukan seperti apa hasil montase yang dibuat apakah rapi atau tidak.
  • Menempelkan Gambar yang Sudah Dipotong: gambar yang sudah dipotong bisa ditempel di kertas yang sudah disediakan. Cara menempelkannya juga harus mengikuti konsep yang sebelumnya dibuat agar gambar bisa menghasilkan cerita walaupun berbeda – beda.
  • Tambahkan Warna dan Gambar: kalau ingin lebih menarik, kalian bisa juga menambahkan berbagai hiasan pada sekitar gambar yang sudah ditempel. Misalnya menambahkan gambar pemandangan atau gambar pendukung agar cerita jadi lebih hidup. Selain itu juga bisa menambahkan warna agar lebih menarik.

Seni Montase ini memang tidak mementingkan nilai tingkat keindahan karya yang dihasilkan namun lebih mementingkan terlaksananya proses penyembuhan traumatik dalam diri seseorang. Semoga bermanfaat.