Home » Inilah Bagaimana Sejarah Pramuka Yang Mungkin Belum Kamu Tahu!
Sejarah

Inilah Bagaimana Sejarah Pramuka Yang Mungkin Belum Kamu Tahu!

Pramuka yang merupakan singkatan dari Praja Muda Karana memiliki arti jiwa muda yang suka berkarya. Organisasi ini sendiri ada pada setiap tingkat pendidikan mulai dari SD, SMP, sampai dengan SMA.

Kegiatan kepramukaan satu ini akan membantu untuk melatih para siswanya supaya menjadi orang yang kreatif serta terampul dalam berbagai keadaan. Selain itu, di dalamnya juga akan membantu para siswanya untuk mendapatkan bimbingan kebangsaan serta nilai luhur yang ada di dalam kehidupan.

Ada banyak sekali agenda kegiatan yang bisa di lakukan kalau mau menjadi anggota pramuka. Mulai dari berpartisipasi dalam mengikuti perlombaan, mengikuti perkemahan, sampai dengan mengikuti jambore tingkat nasional ataupun internasional.

Bahkan, para anggota pramuka juga bisanya punya agenda tahunan yaitu merayakan Hari Pramuka Indonesia. Pernyataan itu pun di peringati di setiap tanggal 14 Agustus. Nah, untuk yang belum tahu, yuk baca dulu sejarah pramuka Indonesia di bawah ini.

Sejarah Lahirnya Pramuka

Sejarah Lahirnya Pramuka

Berdirinya pramuka di prakarsai oleh Baden Powell. Awalnya, di tahun 1907 saat Baden Powell yang menjabat sebagai Letnan Jenderal tentara Inggris mengadakan perkemahan pramuka pada Pulau Brownsea di Inggris.

Pengalaman itu pun ia tuliskan dan ia jadikan sebagai buku yang memiliki judul “Scouting For Boys”. Buku itu tersebar pada seluruh penjuru Inggris bahkan ke beberapa negara lainnya. Sampai akhrinya, organisasi pramuka pun terbentuk.

Awalnya, Organisasi ini hanya di ikuti oleh para anak laki – laki saja. tetapi, di saat tahun 1912, Badan Powell pun di bantu oleh sang adik yaitu Agnes Powell dengan mendirikan organisasi pramuka untuk perempuan dengan nama “Girl Guides”.

Organisasi kepramukaan itu pun akhirnya di lanjutkan oleh istri dari Baden Powell. Powell pun semakin mengembangkan organisasi pramuka. Mereka lalu membentuk organisasi pramuka usia siaga dengan nama CUB atau anak serigala di tahun 1961.

Selain itu, organisasi tersebut juga di lengkapi dengan buku panduan The Jungle Book. Sesudah membentuk pramuka untuk usia anak, Powel pun mendurukan “Rover Scout” bagi para remaja dengan rentang usia 17 tahun pada tahun 1918 lalu.

Pada tahun 1920, tepatnya di tanggal 30 Juli sampai dengan 8 Agustus, untuk pertama kalinya di adakan Jambore Dunia. Kegiatan itu pun adalah pertemuan besar di antara para anggota pramuka yang ada di seluruh dunia.

Acara itu juga melakukan berbagai kegiatan seperti berkemas bersama dan pertama kali di lakukan pada Olympia Hall, London dengan jumlah peserta kurang lebih 8000 anggota pramuka dari 34 negara berbeda.

Pada acara itu pun, Powell di nobatkan sebagai Chief Scout of the world atau Bapak Pandu Sedunia. Selain itu, pada tahun 1920 juga terbentuk Dewan Internasional Organisasi Pramuka yang memiliki 9 anggota. Lalu penetapan London sebagai kantor keskretariatan Pramuka sedunia. Tetapi di tahun 1958 serta ke Geneva dan juga berpindah lagi ke Swiss di tahun 1968.

Sejarah Buku Pramuka Dunia

Sejarah Pramuka Dunia

Eksistensi pramuka pun semakin melambung tinggi sejak tahun 1922 saat Baden Powell menerbitkan buku kedua mereka mengenai pramuka dengan judul “Revoring to Success” yang memiliki arti “Mengembara Menuju Sukses”.

Buku itu bercerita mengenai seorang pemuda yang mengayuh sampan sampai ke sebuah pantai. Cerita itu ternyata berhasil menginspirasi banyak orang. Sampai pada akhirnya gerakan pramuka pun semakin berkembang.

Saat ini, Biro Kepramukaan sedunia putra punya 5 kantor wawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan sedunia putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.

Baca Juga: Begini Loh Sejarah Bahasa Indonesia Kita, Sudah Tahu Belum?

Lahirnya Pramuka di Indonesia

Lahirnya Pramuka di Indonesia

Gerakan pramuka yang ada di Indonesia di mulai di tahun 1912. Hal ini berawal dari organisasi Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) yang kemudian berganti nama menjadi Nederlands-Indische Padviders Vereeniging (NIPV) di tahun 1916.

Melihat gerakan pramuka yang ada di Indonesia pun membuat para tokoh gerakan nasional pun berniat untuk mendirikan Padvinders atau Pandu untuk anak bangsa. Akhirnya, terbentuk juga Padvinders Indonesia seperti JPO atau javaanse Padvinders Orgcmizatie, JJP (jong java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamftsche Padvinderzj), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), dan Padvinders Muhammadiyah yang kemudian menjadi nama Hizbul Wathan atau HW.

Organisasi itu pun akhirnya bersatu. Awalnya di bentuklah PAPI (Persaudaraan Antara Pandu Indonesia) yang merupakan federasi dari Pandu Kebangsaan, INPO, SIAP, NATIPIJ dan PPS pada tanggal 23 Mei 1928.

Namun sayang, PAPI tak bisa bertahan lama. Lalu di bentuklah Kepanduan Bangsa Indonesia atau KBI yang di rintis oleh tokoh dari Jong Java Padvinders atau Pandu Kebangsaan (JJP/PK), INPO dan PPS (JJP-Jong Java Padvinderij); PK-Pandu Kebangsaan).

Tetapi, PAPI lalu mengembangkan diri menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia atau BPPKI di bulan April 1938. Eksistensi gerakan kepanduan di Indonesia pun semakin meningkat. Hal itu membuat banyak gerakan kepanduan yang bermunculan di Indonesia di tahun 1928 sampai 1935.

Gerakan itu juga ada yang bernafas kebangsaan maupun agama. Kepanduan yang bernapas kebangsaan antara lain adalah Pandu Indonesia (PI), Padvinders Organisatie Pasundan (POP), Pandu Kesultanan (PK), Sinar Pandu Kita (SPK) dan Kepanduan Rakyat Indonesia (KRI).

Sedangkan kepanduan yang bernapas agama seperti Pandu Ansor, Al Wathoni, Hizbul Wathan, Kepanduan Islam Indonesia (KII), Islamitische Padvinders Organisatie (IPO), Tri Darma (Kristen), Kepanduan Asas Katolik Indonesia (KAKI), Kepanduan Masehi Indonesia (KMI).

Perkembangan Sejarah Pramuka di Indonesia

Perkembangan Sejarah Pramuka di Indonesia

Di tanggal 28 Desember 1948, di bentuk Pandu Rakyat Indonesia yang ada di Solo. Kepanduan ini pun adalah satu – satunya organisasi kepanduan Indonesia dengan keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Nomor 93/Bhg.A, tanggal 1 Februari 1947.

Tetapi, pada beberapa tahun berikutnya, ada banyak organisasi kepanduan yang muncul. Hingga kemudian Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan, mengganti keputusan Nomor 93/Bhg.A, Tanggal 1 Februari 1947 dengan Keputusan Nomor 23441/ Kab, Tanggal 6 September 1951.

Hal ini pun memungkinkan para organisasi kepanduan lain selain Pandu Rakyat Indonesia. Misalnya terbentuk organisasi IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) pada 16 September 1951. Kemudian IPINDO di terima menjadi anggota International Conference (Organisasi Kepanduan Sedunia) mewakili Indonesia masuk dalam Far East Regional Scout Officer pada tahun 1953.

Lalu ada tahun 1954, terbentuklah organisasi POPPINDO (Persaudaraan Organisasi Pandu Puteri Indonesia) dan PKPI (Kepanduan Putri Indonesia) yang melebur menjadi PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).

Kalau di hitung, maka dari tahun 1950 sampai dengan 1960, ada sekitar 100 organisasi kepanduan di Indonesia. Berbagai organisasi itu terhimpun di dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO, POPPINDO, dan juga PKPI.

Akhirnya, di tanggal 9 Maret 1961, Presiden Soekarno pun memberikan amanat pemimpin pandu yang ada di Istana Merdeka. Ia memberikan pernyataan pembubaran setiap organisasi kepanduan di Indonesia lalu meleburnya menjadi organisasi baru dengan nama Gerakan Pramuka dengan lambang tunas kelapa.

Maka, terciptalah Keppres No 238 di tahun 1961 mengenai Gerakan Pramuka di tanggal 20 Mei 1961. Gerakan ini pun di tandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena saat itu Presiden Soekarno sedang bekunjung ke Jepang.

Akhirnya, gerakan Pramuka di Indonesia secara resmi di perkenalkan pada Indonesia di tanggal 14 Agustus 1961. Ini juga bersamaan dengan Presiden RI yang menganugerahkan paji – panji sebagai penghargaan keikutsertaan para pandu dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

Akhir Kata

Itulah bagaimana sejarah singkat pramuka yang ternyata cukup panjang dan berliku juga ya. Namun, walau begitu perbedaan tersebut pada kahirnya bisa berhasil menjadi satu kesatuan yang sekarang ini kita tahu. Jangan lupa ya, setiap tahunnya kita merayakan hari pramuka di tanggal 14 Agustus. Di hari ini, semua anggota Gerakan Pramuka se Indonesia akan memperingati hari tersebut. Semoga bermanfaat!